Ketum PPP : Keputusan Jokowi Pilih Ma’ruf Amin Sudah Muncul Sejak Lama

0
288

Ketum PPP : Keputusan Jokowi Pilih Ma’ruf Amin Sudah Muncul Sejak Lama

Joko Widodo secara resmi menunjuk Prof Dr KH Ma’ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden yang akan mendampinginya pada Pilpres 2019. Dipilihnya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu dianggap menjadi solusi untuk meredam isu kebencian dan ekonomi.

Nama Ma’ruf amin sendiri tentu bukan nama baru di kancah perpolitikan tanah air. Selain kental dengan latar belakang Islam, Ma’ruf sendiri memiliki pengalaman yang baik di eksekutif, legislatif serta oraganisasi Islam.

Ma’ruf adalah seorang yang berpengetahuan luas dan berpengalaman dengan rekam jejaknya sebagai anggota fraksi PPP, anggota fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), hingga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ujar Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy.

“Dari sekian banyak sosok, hanya Ma’ruf Amin. Karena seorang ulama keturunan ulama besar dari pendiri NU dan Muhammadiyah,” tambahnya.

Pilihan itu disetujui sembilan partai politik koalisi pendukungnya, yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Perindo, PKB, PPP, PSI dan PKPI.

Romi menilai Ma’ruf adalah figur yang melambangkan religiusitas, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang sedang rawan dipecah belah oleh isu SARA sejak Pilkada 2014.

Romi juga menambahkan nama Ma’ruf Amin telah diputuskan sebagai cawapres Jokowi sejak pertengahan Juli 2018. Maka setelah 10 Juli (2018) hanya satu nama (cawapres) yaitu Ma’ruf Amin.

“Republik ini dibangun di atas pelangi nasionalisme dan religiusitas. Karena itulah setiap pasangan pemimpin Indonesia, mulai dari Bung Karno-Bung Hatta sampai di reformasi ada Gus Dur-Ibu Mega, Ibu Mega-Pak Hamzah, berlanjut Pak Jokowi-JK, itu selalu mencerminkan pasangan nasionalis-religius,” tutup Romi.

Comments

comments