Dunia Internasional Puji Cara Pemerintah Tangani Bencana Gempa Lombok

0
676
Dunia Internasional Puji Cara Pemerintah Tangani Bencana Gempa Lombok

Dunia Internasional Puji Cara Pemerintah Tangani Bencana Gempa Lombok

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang masa tanggap darurat penanganan dampak gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter di wilayah Nusa Tenggara Barat selama tujuh hari atau sampai 11 Agustus mendatang. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah terjadi gempa susulan sebanyak 564 kali gempa hingga pukul 07.00 WITA.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan sebelumnya masa tanggap darurat berakhir pada Sabtu (4/8), namun diperpanjang mengingat masih terjadi gempa susulan.

“Pertimbangan pertama masih ada gempa susulan yang berlangsung membuat masyarakat trauma dan belum berani kembali ke rumahnya,” kata Sutopo.

Sigapnya pemangku kepentingan pariwisata Indonesia saat evakuasi wisatawan mancanegara dari Gunung Rinjani, NTB, akibat gempa berkekuatan 6,4 SR mendapat pujian. Jumlah total wisatawan yang diselamatkan mencapai 1.097 orang. Rinciannya, 723 orang merupakan wisatawan mancanegara. Sedangkan wisatawan nusantara berjumlah 374 orang.

Malaysia adalah salah satu negara yang menyampaikan kekagumannya kepada Indonesia mengenai cepatnya penanganan gempa ini. Masyarakat Malaysia takjub atas keputusan stakeholder pariwisata Indonesia dengan memberikan beragam fasilitas gratis, mulai dari penginapan, makanan dan minuman, hingga kesehatan.

Jenazah warga Malaysia yang menjadi korban gempa sudah dipulangkan ke tanah airnya menggunakan pesawat Kargo Garuda dan saat ini sudah dimakamkan. Sementara 20 warga Malaysia lainnya dipulangkan menggunakan pesawat AirAsia bernomor AK305, Senin (30/7), pukul 10.30 WITA.

“Masyarakat internasional memberikan apresiasi besar pada Indonesia. Mereka mengaku belum pernah menemukan bangsa yang menomorsatukan tamu. Indonesia sangat bertanggung jawab kepada seluruh tamunya. Seluruh masyarakat bahu membahu menolong tanpa pamrih,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Lalu Abdul Hadi Faishal, Kamis (2/8).

Menurut Hadi, masyarakat Malaysia takjub atas keputusan stakeholder pariwisata Indonesia dengan memberikan beragam fasilitas gratis, mulai dari penginapan, makanan dan minuman, hingga kesehatan. Atas dedikasi tersebut, Kerajaan Malaysia akan memberikan plakat penghargaan kepada masyarakat Lombok dan pemerintah Malaysia berencana ke Lombok pada akhir Agustus.

Tak hanya dari Malaysia, wisatawan asal Thailand juga menyampaikan bukti kekaguman terhadap kesigapan BNPR Indonesia.

“Respons pemerintah (Indonesia) cepat dalam menyikapi bencana di Lombok. Mereka sangat bertanggung jawab. Saya saat ini baik-baik saja. Saat gempa, saya berada di Danau Segara Anak dan melihat bebatuan turun. Tapi, semua baik saja. Lombok tetap amazing, makanan dan view-nya sangat indah. Ini kali kedua saya ada di Indonesia, sebelumnya Bromo pada 2016,” jelas wisatawan Thailand Mutchamon Kaewparuehaschai.

Warga Malaysia yang bernama Nur Sakinah, melalui media sosialnya juga memasang taggar #prayforrinjani. Donasi RM5.000 pun ditransfernya bagi warna Senaru, Lombok. Donasi tersebut diharapkan untuk membeli logistik bagi 70 keluarga di sana.

Tak hanya itu, melalui jejaring media sosial, ucapan terima kasih juga disampaikan dari Kanada oleh Adrian Nadjiwon. Indonesia dinilainya sukses menyelamatkan ratusan wisatawan yang terjebak di Gunung Rinjani. “From Canada, you have my most sincerest..thanks,” demikian bunyi statusnya.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 9 =