Bagi Jokowi, Waktu Istirahatnya Adalah Ketika Bertemu Rakyat

0
380
Bagi Jokowi, Waktu Istirahatnya Adalah Ketika Bertemu Rakyat

Bagi Jokowi, Waktu Istirahatnya Adalah Ketika Bertemu Rakyat

Dalam sebuah video yang diunggah di Youtube, Asisten Ajudan Jokowi mengungkapkan fakta bahwa bertemu warga merupakan waktu istirahat bagi Presiden Jokowi. “Karena saat itu Bapak pasti gembira, tertawa, kemudian salaman dengan masyarakat di jalan. Itu yang menurut saya membuat Bapak istirahat,” tutur Teddy.

Teddy yang merupakan alumni Akademi Militer 2011 mengaku dirinya tak pernah menyangka akan menjadi seorang ajudan Presiden. Hal sama juga diungkapkan oleh Alumni Akpol Tahun 2012, Syarif Muhammad Fitriansyah. Saat masuk ke akademi kepolisian, Inspektur Polisi Satu (Iptu) ini tak pernah terpikir dirinya akan menjadi asisten ajudan Presiden.

Syarif menceritakan pengalamannya saat mendampingi Presiden Jokowi dari Aceh hingga ke ujung Papua.

“Paginya terbang ke Aceh, setelah itu ke Banjamasin. Lalu lanjut terbang ke Halmahera, Maluku Utara, setelah itu ke Papua untuk melihat perkembangan jalan Trans Papua. Jadi selama lima hari, satu hari satu provinsi,” cerita dia.

Banyak kenangan yang didapat kedua ajudan ini saat mendampingi Jokowi kala melakukan kunjungan kerja. Usai melakukan peninjauan, peresmian atau pembagian KIP, orang nomor 1 di Indonesia itu tak langsung istirahat. Presiden Jokowi kerap bertanya, ada peristiwa apa yang terjadi di dalam dan luar negeri saat itu.

Spontanitas Jokowi yang kerap menabrak peraturan protokoler keamanan juga menjadi cerita unik selama mendampingi Presiden ke luar daerah.

“Baru turun dari pesawat, yang seharusnya istirahat, karena melewati mal, Bapak meminta diantar ke salah satu toko, setelah sampai di hotel,” kata Syarif.

Di mata asisten ajudannya, Jokowi juga dikenal sebagai sosok pendengar. Saat bertemu dengan masyarakat, dia akan dengarkan kata per kata apa yang dibutuhkan. Mantan Wali Kota Solo itu bahkan akan menyediakan waktu ber-selfie ria dengan warga yang memintanya.

“Bapak nanti ngecek hasil fotonya. Jika jelek, nge-blur, bapak minta difotoin lagi sampai fotonya bagus,” tambah Syarif.

Di saat tak ada lagi kegiatan kenegaraan, kakek dari Jan Ethes ini kerap menonton YouTube, baca berita, dan menggunakan media sosial.

“Bacain pesan-pesan direct massage yang dikirim masyarakat. Itu Bapak baca lho, Mas. Dan kerap meminta dicek, benar atau tidak keluhannya,” ujar Teddy.

Saat ditanya kalimat yang bisa menggambarkan sosok Jokowi, keduanya punya jawaban berbeda.

“Bapak itu banyak idenya,” kata Teddy.

“Iya, unpredictable,” Syarif menandaskan.

Comments

comments